Home / Panduan Praktis /

Oh ya, Ini Cara Saya Buat Sendiri Video Promosi

Oh ya, Ini Cara Saya Buat Sendiri Video Promosi

by Urip Budiarto

“Saya butuh video promosi!”. Ini adalah gumam saya dua hari yang lalu untuk urusan project start up digital fundraising. Soalnya, website yang sudah jadi, fitrana.org, relatif baru terhiasi oleh kata-kata dan gambar-gambar. Kalo ada video, tentu lebih oke.

Cuma, naluri Sensing-er yang selalu pingin hemat biaya, plus suka ngutek sendiri, menjawab gumam pikiran dengan jawaban, “Oke, ayo buat sendiri video promosi nya!”. Hehe…

Selepas nulis artikel Fast Forward Muharram, langsung lah saya berkutat dengan urusan pembuatan video promosi ini. Yap, pilihan kata “berkutat” sepertinya memang cocok untuk gambaran 2 hari terakhir. Soalnya, selain ngutek, terlalu mikirin detail juga salah satu ciri saya. Alhasil, sering bolak-balik revisi hanya karena ada aspek yang dirasa kurang sreg di hati.

Proses pembuatan dimulai dengan membuat skrip narasi. Saya coba batasi supaya gak lebih dari 4 menit. Patokan gampang adalah hitung jumlah kata-nya, jangan sampai lebih dari 400 kata. Karena, kecepatan orang bicara adalah 100 kata per menit. Untuk alur narasi, saya ikuti model presentasi “Why – What – How” ala Om Hermawan Kartajaya.

Lanjut, ambil suara: cek.. cek. Hehe, maksudnya rekaman narasi. Beruntung punya pengalaman 4 tahun jadi penyiar radio di Produa FM Bogor jaman kuliah dulu. Masih lumayan lah walau bukan sekualitas om Olan Sitompul (search aja di google siapa dia yaa, banyak yang belum kenal soalnya, hihi). Karena low budget, gak ke studio, colok mikrofon di laptop aja.

Berikutnya, bikin storyboard. Saya sederhanakan aja seperti kalo saya membuat presentasi. Tentuka kata kunci, pecah menjadi slide-slide di Power Point. Saya putuskan visual video adalah gabungan antara slide power point dan screen recording. Ternyata, ada 37 slide yang harus divisualkan.

Browser chrome langsung saya arahkan ke Pixabay.com, situs penyedia gambar keren tapi free royalty. Kalo bisa gratis, kenapa harus bayar kan? Hehe. Saya lebih suka situs ini karena hampir semua gambar yang saya temui gak perlu attribution. Situs lain yang saya suka inmagine.com, tapi relatif lebih ribet untuk dapet gambar free royalty.

Tahapan memvisualkan ini yang relatif makan waktu. Cari yang pas, download, resize, atur posisi, ganti warna, atur font, dan sebagainya. Karena ini buat video, page size power point saya setting di 1920 x 720, supaya pas tampil di YouTube.

Setelah kelar semua, saya pakai fitur rehears timing di Power Point. Fungsi fitur ini mengatur durasi visual supaya pas dengan audio narasi. Caranya, tayangkan slide dan putar narasi. Setiap kali narasi membahas satu poin, tampilkan halaman visualnya. Saat masuk ke bahasan berikutnya, klik halaman power point berikutnya. Sampai selesai.

Setelah semua oke, masuk ke tahap rekaman visual. Untuk tahap ini saya pakai software screen recording Camtasia. Kalo Anda gak punya, bisa juga pakai software gratis Screen Recorder DVDVideoSoft. Gak cuma screen recorder gratis aja, mereka juga sediakan free download audio editor, video editor, converter sampai downloader. Mau download video Youtube gratis? Mereka juga punya softwarenya. Saya juga edit narasi audio pakai audio editor mereka kok.

Langkah akhir tinggal menyatukan semua elemen di atas. Saya pakai Camtasia juga untuk ini. Ada cara yang lebih murah, pakai Windows Movie Maker. Lumayan lah walau fitur nya lebih terbatas. Ini tahapan yang relatif asik buat Sensing-er, ngutek abis, hehe. Pasang yang ini, buang yang itu. Potong sana potong sini. Geser dikit, geser dikit lagi. Zoom in sebelah sana, zoom in sebelah situ. Wah, pokoknya asyik deh. Sampai bisa lupa makan tapi inget istri. Hihi.

Dan setelah 2 hari ngutek… Alhamdulillah, video promosi kelar. Upload Youtube, dan jreng jreng…  hasilnya adalah video di atas tulisan ini.

Mantap kan? Hehe.

Itu cara saya buat sendiri video promosi. Kalo aja video itu minta dibuatkan orang lain, kira-kira akan Anda kasih fee berapa? Komponen fee nya itu: buat copy writing, buat story board, ambil rekaman suara, desain visualisasi, editing, dan jasa pembuatan. Tiga juta? Oke. Deal. Hehe.

Okelah.. sementara ini dulu. Terima kasih sudah mampir di UripBudiarto.com. Semoga artikel saya ini bermanfaat untuk Anda. Please tinggalkan jejak Anda di komen artikel ini sebagai tanda silaturahim kita ya, hihi.

Salam Kaya Berkah!

Share this article

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *